Tips / Cara Menanam (Budidaya) Tanaman Bengkuang

Teknik cara menanam / budidaya tanaman bengkuang. bengkoang merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan dengan tujuan untuk dikonsumsi umbinya hingga sebagai bahan untuk pembuatan produk kosmetik yang berbahan dasar bengkoang. Maka tidak heran saat ini banyak sekali petani yang mulai menanam tumbuhan yang satu ini. Cara budidaya bengkuang tidak boleh asal tanam, karena hal ini berpengaruh pada kualitas dari bengkuang itu sendiri. Langkah - langkah untuk memulai budidaya tanaman bengkoang diantaranya :

Menyiapkan benih
Untuk mendapatkan benih bengkoang berkualitas bisa dengan menggunakan 2 cara. Yang pertama yaitu dengan memilih biji (polong) bengkoang dari induk tanaman yang sehat. Sedangkan cara lainnya yatu dengan memilih umbi yang paling baik.

Mulai penanaman
Sebelum anda melakukan penanaman sebaiknya bajak atau cangkul terlebih dahulu tanah supaya gembur. Agar penyiraman lebih optimal, buat juga bedengan air dengan lebar 1 meter dan tinggi 20-25 cm, jarak di antar bedengan 40 hingga 50 cm. Tebarkan pupuk )kompos / kandang) dengan dosis kurang lebih 20 ton untuk per hektarnya. Di dalam sebuah bedeng buat 2 baris lubang  dengan jarak baris 25-30 cm kemudian masukkan benih sebanyak 1 biji dan timbun dengan tanah. Siram secukupnya demi mempertahankan kelembaban tanah. Sebelum benih di rendam lebih baik rendam 6 hingga 12 jam.

Merawat tanaman
Untuk melakukan perawatan anda cukup melakukan penyiraman secara rutin namun hindari penyiraman dengan setengah basah, karena akan bisa menyebabkan tanaman layu dan mati. Pada usia 2 minggu batang tanaman pun akan tumbuh menjalar, diusia ini anda bisa melakukan penyiangan namun tergantung juga dengan kondisi lahan. Dan pada usia 3 minggu anda sudah bisa melakukan pemupukan. Beri pupuk dengan tambahan kompos kering atau sekam. 

Saat menginjak 1 bulan, Anda bisa memulai proses pengguntingan-pengguntingan pucuk di semua tanaman.Setelah pengguntingan yang pertama, akan banyak tunas yang baru. Pengguntingan ini dilakukan saat bunga telah mekar sebanyak 80%. Biarkan segala tanaman menghasilkan biji, dan selanjutnya Anda bisa melakukan prosedur pembenihan.

Jika tanaman bengkoang bunganya tidak di pangkasi, maka ia tidak akan menghasilkan umbi

Saatnya panen
Nah ini adalah waktu yang ditunggu - tunggu yang datang bulan ke 4, namun jika Anda ingin bengkoang memiliki ukuran yang lebih besar, Anda bisa menunggu saat usianya pada bulan ke 5 hingga 8. Saat sudah 8 bulan, lebih baik segera lakukan pemanenan. Jika Anda masih menunda pemanenan, buah akan menjadi kurang renyah dan memiliki serat. Cara pemanenan bengkoang dengan melakukan pencabutan batang.


Demikianlah artikel mengenai tips dan cara budidaya (menanam) tanaman bengkoang atau bengkuang. Semoga informasinya menambah pengetahuan anda


0 Komentar untuk "Tips / Cara Menanam (Budidaya) Tanaman Bengkuang"